Rencana ibadah haji Purbaya ini bertepatan dengan momentum positif pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada kuartal I 2026 berhasil mencapai angka 5,61 persen (yoy). Capaian ini melampaui performa periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 4,87 persen.
Purbaya bahkan menyebut pencapaian ini sebagai sebuah 'keajaiban' karena pemerintah mampu mengakselerasi roda ekonomi tanpa memerlukan tambahan anggaran baru.
Salah satu kunci utamanya adalah strategi pemindahan setengah dari Saldo Anggaran Lebih (SAL), yakni sekitar Rp300 triliun, dari Bank Indonesia ke sistem perbankan nasional guna mendorong likuiditas dan aktivitas ekonomi.
"Kita harapkan ke depan makin cepat, kita akan jaga momentum pertumbuhan yang ada. Tapi temen-temen juga bantu doain dong, jangan dijelek-jelekin terus," tuturnya.
Strategi pemindahan dana tersebut terbukti efektif dalam memicu pertumbuhan yang lebih gesit di samping pelaksanaan berbagai program pemerintah lainnya.