Puluhan Pengurus Harian PBNU Dinonaktifkan, Ini Kata Wapres

Carlos Roy Fajarta
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi penonaktifan puluhan pengurus harian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi penonaktifan puluhan pengurus harian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Penyebabnya karena merangkap sebagai tim pemenangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) dalam Pemilu 2024.

Ma'ruf Amin mengatakan bahwa penonaktifan tersebut merupakan konsekuensi dari aturan NU yang melarang pengurus NU terlibat langsung dalam politik praktis. 

"Soal di (NU), memang kan aturan di NU itu kalau ada yang langsung, itu harus dinonaktifkan. Itu konsekuensi," ujar Ma'ruf Amin, Jumat (26/1/2024).

Ia melihat penonaktifan tersebut bukan merupakan masalah besar karena hanya hingga Pemilu 2024 selesai.

"Jadi sebenernya sampai dengan selesainya urusan pemilu, jadi saya kira tidak menjadi masalah karena itu memang dia kan walaupun tidak dinonaktifkan dia sibuk kan," kata Ma'ruf Amin.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ray Rangkuti Sebut Posisi RI di Politik Global Tak Ada Daya Tawar: Masih Ikut-ikutan

57 tahun lalu

Pangi Syarwi soal Jokowi Keliling Indonesia: Tatap Muka dengan Rakyat Belum Tergantikan 

57 tahun lalu

PBNU: Iduladha Ajarkan Keteguhan Iman dan Kesiapan Berkorban

57 tahun lalu

Link Live Streaming Salat Iduladha 2026 di Masjid Istiqlal Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal