Puan Matikan Mikrofon saat Ada Interupsi, Demokrat: Mungkin Tidak Suka Dengar Saran dan Kritik

Sindonews.com
Puan Maharani (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Ketua DPR Puan Maharaniviral di media sosial karena diduga mematikan mikrofon anggota DPR yang melakukan interupsi. Aksinya itu mendapat kritikan keras dari DPP Partai Demokrat.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan mengatakan insiden terjadi saat Irwan, salah satu politikus partai Demokrat sedang berbicara.

"Saya berpendapat, mungkin Puan Maharani tidak suka mendengarkan saran, pandangan, masukan, bahkan kritik," ujar Ossy, Selasa (6/10/2020).

Menurutnya, sebagai seorang pimpinan DPR, Puan Maharani seharusnya bisa mendengarkan aspirasi rakyat.

"Sehingga pertanyaan yang muncul adalah jika anggota DPR saja tidak mau didengar pandangannya, bagaimana Ketua DPR RI mau mendengarkan aspirasi dan harapan rakyatnya ?" kata Ossy.

Sebelumnya, video Puan Maharani mematikan mikrofon itu viral di media sosial. Awalnya, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Irwan menyampaikan pandangannya mengenai RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Setelah itu, Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang saat itu sebagai pimpinan sidang paripurna Azis Syamsuddin terlihat berdiskusi sebentar dengan Puan Maharani yang duduk di sebelahnya. Setelah itu, Puan Maharani terlihat menekan tombol mematikan mikrofon, suara Irwan pun langsung tak terdengar.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Betrand Peto Bongkar Sifat Asli Sarwendah ke Ruben Onsu

57 tahun lalu

Tangis Betrand Peto Pecah Lihat Ruben Onsu Dihina di Rumah Sendiri Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Alyssa Daguise Semprot Netizen yang Komentari Gaya Parentingnya, Beri Pesan Menohok!

57 tahun lalu

Kubu Ruben Onsu Geram, Sindiran dari Adik Sarwendah Dibalas Fakta Rp200 Juta per Bulan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal