Psikolog Ungkap Pemicu Bunuh Diri pada Mahasiswa dan Cara Mencegahnya

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi bunuh diri (freepik)

Pertemanan dianggap membantu dalam proses keberlangsungan akademik dan pendewasaan diri. Rasa kegagalan dalam relasi tersebut berisiko memicu munculnya perasaan tidak berdaya dan kesepian, yang juga meningkatkan resiko depresi.

“Teman bukan hanya diperlukan untuk keperluan akademis melainkan juga untuk memenuhi tugas perkembangan mereka di tahapan usia remaja ke dewasa awal yang seharusnya membangun relasi sosial dan interpersonal yang intim,” tutur dia.

Pikiran ataupun niat yang disertai upaya untuk bunuh diri memerlukan penanganan sesegera mungkin. Pastikan bahwa lingkungan di sekitar orang dengan pikiran bunuh diri aman dari hal yang bisa meningkatkan resiko, seperti berbagai benda tajam dan ketinggian.

Selain itu, pastikan yang bersangkutan bersama orang lain karena peran dukungan sosial sangat penting, bisa dari keluarga ataupun teman terdekat. Sosok disekitarnya tersebut juga harus paham langkah pencegahan dan penanganan dengan mengetahui hotline tanggap darurat. 

Kata Atika, bisa juga libatkan professional jika diperlukan dalam penanganan dengan kasus berat.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Disiksa Pasangan Bertahun-tahun tapi Tidak Pergi? Ini yang Terjadi pada Korban

57 tahun lalu

DPR Desak Polri Usut Dugaan Suap Rp20 Juta untuk Geser Aksi Mahasiswa UBK

57 tahun lalu

Eks Dirjen Dikti Ungkap Minat Mahasiswa Masuk PTS Mulai Berkurang, Ada Apa?

57 tahun lalu

Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan usai Terima Uang Rp20 Juta

57 tahun lalu

UBK Sebut Ketua BEM FH Terima Uang Rp20 Juta dari Senior, Diserahkan Lewat Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal