Proses Gerhana Bulan Total Secara Lengkap dan Ciri-cirinya

Antik Dalu Shinta
Ilustrasi gerhana bulan total

JAKARTA, iNews.id - Gerhana bulan total dipelajari dalam materi IPA di sekolah. Agar tidak bingung dengan gerhana lainnya, kamu dapat membacanya dalam artikel ini. 

Apakah Itu Gerhana Bulan Total?

Melansir buku ‘IPA Kelas 6 SD’ karya Dwi Suhartanti, dkk,  gerhana bulan total terjadi jika seluruh bagian bulan berada dalam umbra bumi. Warna bulan menjadi kemerahan. Gerhana bulan terjadi pada malam hari dan saat bulan purnama.

Namun tidak setiap bulan purnama selalu terjadi gerhana bulan. Gerhana bulan dapat terjadi sekali atau maksimal tujuh kali dalam setahun. Kita dapat melihat gerhana bulan secara langsung. 

Jelaskan Proses Terjadinya Gerhana Bulan Total 

Gerhana bulan total terjadi apabila lintasan peredaran bulan dan ekliptika berimpitan, pada saat bulan dan matahari itu beroperasi (bertentangan). Hal itu terjadi karena bayangan seluruhnya masuk ke dalam umbra (kerucut bayangan inti bumi). 

Melansir laman resmi Direktorat Sekolah Dasar, singkatnya gerhana bulan total terjadi ketika seluruh bayangan umbra bumi jatuh menutupi bulan berada tepat di satu garis yang sama. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
9 hari lalu

Ilmuwan BRIN Temukan Spesies Katak Baru, Hanya Hidup di Gunung Merapi

11 hari lalu

Jangan Lewatkan! Konjungsi Saturnus dan Bulan akan Hiasi Langit, Ini Waktu Terbaik Mengamatinya

20 hari lalu

Prabowo Ingin Kampus Aktif Geluti Sains dan Teknologi, Bukan Tempat Adu Pertentangan

22 hari lalu

Prabowo Hadiri Konvensi Sains dan Teknologi Bersama 2.600 Rektor hingga Para Dosen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal