“Kalau berbicara tentang pemberdayaan masyarakat, wujudnya terlihat dari 26.663 SPPG yang semuanya melibatkan masyarakat. Inilah cerdasnya pemerintah,” tuturnya.
Dari sisi penerima manfaat, program MBG telah menjangkau 62,35 juta jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari 49,64 juta peserta didik dan 12,7 juta masyarakat non-peserta didik.
Tidak hanya itu, dampak ekonomi program ini juga meluas melalui keterlibatan pelaku usaha sebagai pemasok kebutuhan bahan pangan.
Hingga kini, terdapat 116.465 supplier yang berpartisipasi, terdiri dari 11.430 koperasi, 1.180 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), 48.000 pelaku UMKM, serta sekitar 54.000 supplier lainnya.
Sony menyebut, keterlibatan para supplier ini menunjukkan adanya efek berganda (multiplier effect) dari program MBG terhadap perekonomian masyarakat.