Menurut Dendy, pelaku memiliki ciri fisik agak gemuk dan mengenakan masker. Pelaku juga terlihat berpura-pura mengambil air wudhu sebelum melaksanakan aksi jahatnya.
"Jadi memang kotak amal itu tidak sampai dirusak (oleh pelaku). Yang hebat itu sepertinya dia punya kunci duplikat," tuturnya.
Dendy menambahkan, sudah dua kali ini kotak amal di Masjid Al-Isro digasak maling. Adapun yang pertama kotak amal untuk anak yatim dengan jumlah uang Rp5 juta.
Sementara untuk kejadian kali ini, kotak amal untuk kebutuhan perayaan Hari Besar Islam dengan jumlah uang sekitar Rp3 juta.
Dendy mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Kalideres dengan menyertakan rekaman CCTV. Dia berharap, polisi dapat menangkap pelaku.
"Kita sudah informasi ke pihak berwajib dari Pak RW dan ke polisi," katanya.