Presidensi G20, Indonesia Perhatikan Negara Berkembang dan Kelompok Rentan

Raka Dwi Novianto
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. (Foto: Kemlu)

Selain isu kesehatan dan pandemi serta pembangunan berkelanjutan, lanjut Retno, perhatian besar akan diberikan kepada UMKM dan ekonomi digital yang sukses menjadi penggerak ekonomi di masa pandemi.

"Kami juga ingin mendorong pengakuan atas peran penting dan pemberdayaan tenaga kerja difabilitas dalam dunia kerja," ujar Retno Marsudi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menyebut bahwa pelaksanaan acara Presidensi G20 pada tahun 2022 bakal menentukan citra Indonesia di mata internasional. Diketahui, Forum KTT G20 akan dimulai pada 1 Desember 2021 hingga 31 November 2022.

"Penyelenggaraan Presidensi Indonesia G20 tahun 2022 akan menentukan citra, kehormatan bangsa dan negara Indonesia di dunia Internasional," ujar Mahfud dalam jumpa pers secara daring, Selasa (14/9/2021).

Maka dari itu, kata Mahfud, semua pihak diharapkan menjaga reputasi Indonesia yang telah sukses menyelenggarakan acara-acara berskala Internasional.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Eks Menlu Hassan Wirajuda: Banyak Kritik soal Board of Peace karena Informasi Belum Utuh

Nasional
5 hari lalu

Iuran Dewan Perdamaian Bentukan Trump Rp16,9 Triliun, Menlu: Bisa Diangsur

Nasional
5 hari lalu

Eks Menlu Alwi Shihab Tegaskan Two State Solution Harga Mati bagi Palestina

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Eks Menlu hingga Akademisi, Sugiono: Tak Ada Pro dan Kontra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal