Presiden Prabowo dan PM Albanese Sepakati Kerja Sama Keamanan Baru, Ditandatangani Januari 2026

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese menyepakati perjanjian keamanan terbaru RI-Australia. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dia menjelaskan, perjanjian keamanan baru ini menjadi bentuk pengakuan kedua negara bahwa cara terbaik untuk menjaga perdamaian dan stabilitas adalah dengan bertindak bersama.

Perjanjian tersebut sebagian besar mengacu pada perjanjian keamanan penting yang pernah ditandatangani pada era Presiden Soeharto sekitar 30 tahun lalu, dan akan diperkuat dengan Perjanjian Lombok 2006 yang menegaskan integritas dan kedaulatan wilayah Indonesia.

"Perjanjian ini juga dibangun berdasarkan perjanjian kerja sama pertahanan yang kita tandatangani bersama tahun lalu," kata Albanese.

Ke depan, perjanjian ini akan mengatur agar Australia dan Indonesia melakukan konsultasi rutin di tingkat pemimpin dan menteri mengenai isu-isu keamanan. Konsultasi tersebut bertujuan mengidentifikasi dan melaksanakan kegiatan keamanan yang saling menguntungkan, terutama jika salah satu atau kedua negara menghadapi ancaman.

Selain itu, kedua negara juga akan membahas langkah-langkah individu maupun bersama yang dapat diambil untuk merespons potensi ancaman tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo dan PM Australia Albanese Bertemu Empat Mata, Bahas Penguatan Kerja Sama 

57 tahun lalu

Prabowo Dijadwalkan Temui eks PM Australia Paul Keating, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Prabowo Tiba di Sydney, bakal Bertemu PM Australia Albanese

57 tahun lalu

Pesan Keras Prabowo ke Para Pejabat: Tinggalkan Praktik yang Mengarah ke Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal