"Presiden akan datang untuk kunjungan selama satu hari. Ini bukan kunjungan pertamanya ke Indonesia, melainkan yang kedua sebagai Presiden," kata Beste.
"Sebelumnya, ketika menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, beliau telah berkunjung ke Indonesia sebanyak dua kali, sehingga beliau sudah cukup mengenal negara ini," ujarnya.
Beste mengungkapkan Presiden Steinmeier akan didampingi delegasi bisnis yang berkualitas dari berbagai sektor, seperti logistik, elektromobilitas, digital dan permesinan. Dia juga akan didampingi oleh delegasi budaya, ilmuwan, serta perwakilan dari kalangan kebudayaan.
Presiden Steinmeier juga akan mengunjungi Masjid Istiqlal dan kemudian melewati Terowongan Silaturahmi untuk mengunjungi Gereja Katedral Katolik Jakarta.
"Selain itu, beliau juga akan berdiskusi dengan para peneliti dan intelektual publik Indonesia mengenai cara Indonesia memandang perubahan dunia saat ini dari perspektif geostrategis," katanya.