Menurutnya, kurang sejahteranya nelayan, petani, hingga buruh di Indonesia karena banyak sumber daya alam yang justru dikuasai oleh orang-orang patut dipertanyakan keberpihakannya terhadap negara.
"Kita kasih konsesi tambang, kita kasih konsesi perkebunan, kita kasih lagi kredit dari Bank pemerintah, bank milik rakyat tapi mereka begitu berhasil, hasil usahanya tidak ditempatkan di Indonesia. Saya kira bangsa Indonesia tidak mau hal ini diteruskan," ujar Prabowo.
Karena itu, Prabowo menargetkan sepanjang tahun 2026 ini proyek hilirisasi akan dibangun di 40 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Kehadiran proyek ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah perekonomian dan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani, nelayan, hingga buruh lokal.
Prabowo menjelaskan, langkah ini sebagai bagian dari strategi besar pemerintah dalam mendorong industrialisasi berbasis sumber daya alam dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
"Saat ini sudah ada sekitar 2026 titik ya, kita mungkin tambah lagi di beberapa titik. Tahun ini mungkin kita (bangun) 30-40 proyek besar (hilirisasi)," katanya.