"Indonesia menyambut baik rencana peluncuran Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030 pada kunjungan ini yang diharapkan dapat menjadi kerangka kerja untuk mendorong kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan di antara kedua negara," tulis pernyataan tertulis tersebut.
Selain itu, keduanya turut bertukar pandangan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama pada tingkat regional dan global.
Kedua Menteri menyampaikan keyakinan kunjungan kenegaraan Presiden Aleksandr Lukashenko ke Indonesia akan semakin mempererat hubungan Indonesia-Belarus dan menghasilkan berbagai kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
"Belarus adalah mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia dan salah satu anggota kunci dari Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Indonesia dan EAEU telah menandatangani persetujuan perdagangan bebas (Indonesia – EAEU Free Trade Agreement) pada bulan Desember 2025," tutup keterangan Kemlu.