Prabowo Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 6 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Rakyat

Binti Mufarida
Presiden Prabowo berharap pertumbuhan ekonomi harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata. (Foto: Tim Grafis iNews)

"Jarak antara yang terkaya dan yang termiskin tidak boleh semakin lebar, bahkan harus kita perjuangkan untuk terus menyempit," tuturnya.

Kepala Negara mengatakan, pemerintah harus memastikan program-program pertumbuhan ekonomi benar-benar mampu menekan tingkat kemiskinan. Sebab menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini belum sepenuhnya tercermin dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Prabowo menyebut, sepanjang 2017 hingga 2024, Indonesia secara kumulatif mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 34,9 persen, atau rata-rata sekitar 5 persen per tahun.

Namun, jumlah penduduk miskin dan rentan miskin justru meningkat dari 46,1 juta orang menjadi 49,5 juta orang selama periode tersebut. Pada saat yang sama, jumlah penduduk kelas menengah juga menyusut dari 22,1 juta menjadi 17,4 juta orang.

"Selama tujuh tahun kali 5 persen, harusnya kita tambah kaya 35 persen. Tapi apa yang terjadi? Sekali lagi, saya mengajak kita jujur kepada diri kita sendiri dan kepada rakyat kita, ini mungkin menyakitkan bagi kita," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Prabowo Ucapkan Terima Kasih Dikritik PDIP, Dasco: dari Lubuk Hati Paling Dalam

2 bulan lalu

Prabowo Tegaskan Mahzab Ekonomi Pancasila Jadi Kunci Pembangunan Nasional

2 bulan lalu

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS usai Prabowo Paparkan KEM-PPKF 2027

2 bulan lalu

Prabowo Minta Anak Muda Tak Hanya Kejar Jadi ASN, Tapi Berani Berbisnis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal