Prabowo mengaku tidak ingin demokrasi Indonesia gaduh. Prabowo tak masalah jika ada yang memiliki pendapat berbeda, tetapi tidak berarti harus gaduh.
"Jadi kedaulatan rakyat wujudnya adalah demokrasi, demokrasi wujudnya adalah pemilihan. Kita mengerti, kita mungkin tidak puas, tetapi alternatifnya apa? Apakah kita mau gaduh? Habis tiap pemilihan gaduh, tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut, yang kalah ribut," ujar dia.
Menurut Prabowo, kegaduhan tidak akan membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Oleh karena itu, Prabowo mengajak seluruh elemen, terutama para ilmuwan dan orang-orang pintar untuk mengabdikan diri membantu masyarakat paling miskin keluar dari penderitaan.
"Silakan kalau ada yang berpendapat lain. Itu hak. Saya katakan kita berbeda. Kalau ada yang berpendapat bahwa gaduh, ribut, bakar-bakar, anarki, kebencian, permusuhan, maki-memaki itu tidak produktif. Sementara negara lain menuju kesejahteraan, menuju terobosan, menuju kekayaan," sambung dia.
Dia menegaskan, Indonesia harus bersatu dan saling mendukung. Hal ini karena hanya bangsa yang bersatu yang dapat meraih kemajuan. Perang dan konflik di berbagai negara salah satunya disebabkan elite yang tidak bersatu.