JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi rakyat kecil, khususnya buruh, petani, dan nelayan. Prabowo menyoroti beban bunga pinjaman yang selama ini dinilai sangat memberatkan dan tidak masuk akal bagi masyarakat kelas bawah.
Prabowo mengungkapkan keprihatinannya atas fenomena rakyat kecil yang terjerat pinjaman dengan bunga yang mencekik hingga mencapai 70 persen per tahun.
"Karena buruh tidak mungkin lari ke mana-mana. Petani dan nelayan gak mungkin lari ke mana-mana. Selama ini rakyat kecil kalau pinjem uang, bunganya luar biasa gilanya. Betul? Orang kecil pinjem uang, bunganya bisa 70 persen setahun. Betul?" ujar Prabowo dalam pidato pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Sebagai solusi nyata, Prabowo telah menginstruksikan kepada himpunan bank negara (himbara) untuk segera menyalurkan skema kredit dengan suku bunga rendah yang dipatok maksimal 5 persen per tahun.
Langkah ini diharapkan dapat memutus mata rantai ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman tidak resmi yang bersifat predator.