“Kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara. Kalau tidak ekonomi kita juga nggak jalan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyinggung perkembangan situasi global, khususnya di kawasan Eropa dan Timur Tengah, yang dinilai berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi Indonesia.
Dia mengatakan, konflik dan ketegangan geopolitik dapat berdampak pada harga bahan bakar minyak (BBM) di dunia, yang pada akhirnya bisa memicu kenaikan harga pangan.
Meski demikian, Prabowo menyebut pemerintah telah mengambil langkah untuk mengamankan ketersediaan pangan nasional. Sementara untuk sektor energi, pemerintah telah menyiapkan berbagai rencana yang akan dipercepat pelaksanaannya.
Presiden juga menekankan pentingnya langkah proaktif pemerintah untuk menghemat konsumsi BBM, meskipun kondisi Indonesia saat ini relatif stabil.
“Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun terjadi kita aman. Kita bersyukur kita aman, tapi kita harus tetap mengurangi konsumsi BBM kita,” katanya.