"Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian. Dia mengembalikan haji kita ke Indonesia, kembalinya kosong. Saya katakan, kenapa nggak kerja sama? Bikin 1 anak perusahaan 50 persen Arab Saudi 50 persen Indonesia," ungkapnya.
Oleh karena itu, Prabowo meminta laporan perkembangan kepada Direktur Utama (Dirut) Garuda yang telah ia instruksikan sejak dua bulan lalu agar bisa segera dikerjakan. Prabowo menegaskan bahwa dirinya ingin semua pihak bekerja dengan cepat.
"Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih 2 bulan lalu. Ini harus kerja cepat. Pemerintah ini kerja cepat. Nanti Dirut Garuda menghadap saya," kata Prabowo.