Dia menyebut, kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan pada bulan lalu sebagai titik penting dalam hubungan bilateral kedua negara.
“Bulan lalu, ketika Presiden Indonesia, Yang Mulia Prabowo Subianto mengunjungi Pakistan, saya dapat mengatakan bahwa itu adalah titik balik yang signifikan dalam hubungan bilateral kita yang sudah sangat baik,” katanya.
Zahid juga memaparkan intensitas kunjungan pejabat tinggi kedua negara yang semakin meningkat. Di antaranya adalah kunjungan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani, hingga Menteri Kesehatan Pakistan yang berkunjung ke Jakarta beberapa waktu yang lalu.
“Dan kita akan segera mengadakan pertemuan tingkat tinggi lainnya antara Pakistan dan Indonesia,” tuturnya.
Dalam konteks geopolitik dan kerja sama dunia Islam, Zahid menekankan pentingnya kolaborasi kedua negara yang mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim dunia. Sedangkan terkait kerja sama pertahanan, Zahid menegaskan bahwa kolaborasi kedua negara berjalan sangat baik dan akan terus ditingkatkan.