“Ada beberapa negara yang tentunya sudah kerja sama. Contoh kemarin Bapak Presiden baru kembali dari Jepang dan mungkin Pak Menteri ESDM sudah menyampaikan juga ya, ada kesepakatan terkait minyak dengan Jepang ya,” tandasnya.
Sebelumnya, Prabowo telah berkunjung ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel). Kunjungan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama bernilai total Rp575 triliun.
Selama di Jepang, Prabowo melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar Naruhito hingga bertemu dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Selain itu, Prabowo juga menghadiri forum bisnis Indonesia-Jepang yang menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama bernilai total sebesar 23,63 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp401,71 triliun.
Sementara itu di Korsel, Prabowo dan Lee Jae Myung sepakat mendorong perluasan kemitraan komprehensif Indonesia-Korsel ke tingkat tertinggi. Kunjungan kenegaraan Prabowo kali ini menjadi momentum penting untuk meraih capaian bersejarah melalui peningkatan hubungan menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus.
Tak hanya itu, kunjungan Prabowo ke Korsel juga membawa hasil yang signifikan dalam sektor investasi yang ditandai dengan penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara lembaga pemerintah, serta 17 MoU antara pelaku bisnis kedua negara senilai 10,268 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp174 triliun.
Hal tersebut melengkapi capaian investasi dari kunjungan sebelumnya ke Jepang, sehingga kunjungan Prabowo ke dua negara sahabat di Asia ini menghasilkan komitmen investasi sebesar Rp575 triliun.