Prabowo menilai pendekatan diplomasi yang inklusif dan terbuka membuat Indonesia berada pada posisi yang stabil di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
“Indonesia berada dalam posisi yang nyaman karena kami tidak memiliki musuh,” katanya.
Lebih lanjut, pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai reformasi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Upaya tersebut mencakup penguatan tata kelola pemerintahan, penegakan supremasi hukum, hingga dorongan transformasi ekonomi melalui industrialisasi dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam.
Selain itu, Indonesia juga mempercepat pengembangan sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, serta industri manufaktur dan ekonomi digital yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama mitra internasional.
Melalui langkah-langkah tersebut, Prabowo berharap kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Jepang semakin kuat dan memberikan manfaat bagi kedua negara. Dia pun mengundang para pengusaha Jepang untuk mengambil bagian dalam berbagai peluang investasi di Tanah Air.