Polri Cermati Potensi Konflik Politik Identitas di Pilkada Serentak 2020

Irfan Ma'ruf
Mabes Polri memetakan potensi kerawanan pada Pilkada Serentak 2020 yang dilangsungkan pada 9 Desember mendatang. (Foto: ilustrasi/Sindo Media).

Menurut Awi, berkaca pada penyelenggaraan pilkada sebelumnya, ada beberapa potensi kerawanan yang mesti dicermati. Tidak hanya di lapangan, namun juga di dunia maya.

"Adapun potensi konflik tersebut yakni praktik money politics, politik identitas, hoaks, hate speech dan black campaign," ucapnya.

Pilkada Serentak akan digelar 9 Desember 2020 di 270 daerah, meliputi 9 provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten. Untuk pengamanan, Polri tidak berdiri sendiri, melainkan dibantu oleh personel TNI dan stakeholders lain seperti petugas perlindungan masyarakat (linmas).

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
4 hari lalu

Prabowo: Bila Perlu Anggaran TNI-Polri Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan!

4 hari lalu

Prabowo Bangga TNI Panen Raya Serentak di 43 Titik, Sebut TNI-Polri Anak Kandung Rakyat

5 hari lalu

Penyidik Polri Datangi Kejagung jelang Pelimpahan Don Ritto, Bawa Boks

7 hari lalu

Susno Duadji Klaim Tak Ada Perang Bintang di Kasus Febrie Adriansyah: Polri-Kejagung Punya Musuh Sama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal