Polri Buat Peta Kerawanan hingga Monitoring Medsos untuk Amankan Pemilu 2024

Kiswondari
Kabaintelkam Polri Komjen Pol Wahyu Widada (Istimewa)

"Tapi ini sifatnya dinamis dan dapat berubah. Kami memiliki beberapa alat ukur yang kami gunakan, yang juga digunakan pada tahun 2019 untuk mengukur potensi kerawanan. Pada tahap 2, Februari 2023, terdapat 2 provinsi yang termasuk dalam kategori rawan, yaitu Maluku Utara dan Papua Barat, dan ada provinsi yang termasuk dalam kategori sangat rawan, yaitu Jatim dan Papua," katanya.

"Kami belum melaksanakan tahap ketiga, akan dilakukan pada Oktober 2023," tambah Wahyu.

Selain itu, Wahyu juga menyatakan bahwa Polri bekerja sama dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat dalam rangka menjaga situasi tetap kondusif.

"Kami melakukan cooling system dengan melibatkan semua tokoh masyarakat, agama, dan adat untuk mendukung pelaksanaan Pemilu yang lancar dan damai. Hal ini dilakukan guna menjalankan operasi dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif," katanya.

Selanjutnya, kata Wahyu, Polri juga bekerja sama dengan penyelenggara pemilu, yaitu KPU, Bawaslu, dan DKPP, dalam melakukan pemantauan terhadap medsos terkait berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian.

"Kami juga melakukan pemantauan medsos terkait isu-isu hoaks, ujaran kebencian, dan lain-lain, serta melakukan deteksi aksi intelijen sebagai bentuk antisipasi untuk mengurangi penyebaran isu. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi polarisasi masyarakat," tutur Wahyu.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Jawab Rekomendasi KPRP, Polri Perkuat Digitalisasi Pelayanan Publik lewat ETLE Drone dan SIM Digital

Seleb
2 hari lalu

Erin Wartia Minta DPR Periksa Psikologi Eks ART, Singgung Nama Rieke Diah Pitaloka

Nasional
2 hari lalu

Sidang Paripurna Sepakat Revisi UU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

Buletin
3 hari lalu

Paparkan KEM-PPKF 2027, Presiden Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,8% Hingga 6,5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal