Politisi PDIP Bongkar Kejanggalan Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono, Apa Itu?

Achmad Al Fiqri
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono. (Foto: Dok. DPRD Jabar)

JAKARTA, iNews.id - Politisi PDIP Mohamad Guntur Romli mengungkapkan kejanggalan penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono beberapa waktu lalu. Dia menduga ada politisasi kasus dan intervensi untuk membungkam suara kritis partai.

Hal tersebut berlandaskan klaim kuasa hukum Ono yang menyebut penyidik KPK meminta CCTV di rumah Ono dimatikan saat penggeledahan berlangsung.

"Kejanggalan nyata terjadi di lapangan. Kuasa hukum mengungkap fakta mengejutkan: aparat meminta CCTV di lokasi dimatikan saat penggeledahan," ujar Guntur dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

Kendati demikian, Guntur menyatakan pihaknya menghormati hukum.

"Meski menghormati hukum, kami mencium aroma busuk politisasi dan intervensi luar yang mencoba melumpuhkan suara kritis partai," katanya.

Menurutnya, tindakan nonprosedural ini memperkuat dugaan adanya skenario gelap di luar koridor hukum murni. Untuk itu, dia mendesak KPK untuk menghentikan standar ganda.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Jabar
1 hari lalu

Penggeledahan di Indramayu, KPK Sita Dokumen Penting dari Rumah Ketua PDIP Jabar Ono Surono

Nasional
2 hari lalu

KPK Lanjut Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono, Kali Ini di Indramayu

Nasional
2 hari lalu

Geledah Rumah Ono Surono, KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

Jabar
2 hari lalu

KPK Geledah Rumah Politisi PDIP Ono Surono terkait Kasus Suap Bupati Bekasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal