JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkapkan kondisi 10 jenazah kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam, dalam kondisi utuh. Proses identifikasi ditargetkan secepatnya.
"Kita secepatnya identifikasi karena kondisi jenazahnya relatif utuh," ujar Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, ada sejumlah jenazah dengan kondisi kepala rusak, tapi secara keseluruhan relatif utuh.
"Karena ada beberapa jenazah yang kepalanya rusak juga ada. Nanti segera kita, kalau sudah selesai data antemortem dan postmortem segera kita release lagi," tuturnya.
Hingga kini, kata dia, sudah 7 keluarga korban yang memberikan sampel DNA untuk kepentingan identifikasi.