Polisi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji Bersubsidi, Kerugian Tembus Rp300 Juta

Riyan Rizki Roshali
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar sindikat pengoplos gas elpiji bersubsidi yang mengakibatkan kerugian negara kurang lebih Rp300 juta. (Foto: Riyan Rizki)

Hal itu bertujuan agar suhu tersebut tetap terjaga, tidak panas, di mana jika terkena panas bisa menimbulkan ledakan. 

"Ini sangat-sangat tidak aman apabila terjadi ledakan, maka tidak hanya berisiko terhadap pelaku yang melakukan pemindahan tersebut, tetapi ini juga berisiko terhadap masyarakat yang ada di sekitarnya,” ucapnya.

Setelah mengisi tabung elpiji berukuran 12 kg dan 50 kg, para pelaku kemudian menjual gas tersebut ke masyarakat. Adapun keuntungan yang didapat oleh para tersangka sebesar Rp50.000-Rp120.000 per tabung untuk gas 12 kg dan Rp560.000-Rp694.000 per tabung untuk gas 50 kg. 

“Para tersangka melakukan pemindahan isi dari tabung gas 3 kg ke 12 kg ini sudah berlangsung selama 18 bulan,” kata dia.

Adapun untuk peran tersangka PBS, Edy menyebutkan pelaku sebagai pemilik dan sekaligus juga melakukan pemindahan isi tabung yang bersubsidi menjadi non-subsidi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertamina Proyeksi Konsumsi BBM hingga Elpiji Meningkat saat Libur Nataru

57 tahun lalu

Penyaluran BBM dan Elpiji ke 3 Kabupaten di Aceh Dikirim via Udara, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Kuota Elpiji Subsidi Ditambah 350.000 Ton, Bahlil: Nggak Tambah Anggaran

57 tahun lalu

Rapat Kilat, Purbaya–Bahlil Sepakat Tambahan Kuota Elpiji jelang Nataru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal