Polda Jabar Ambil Alih Kasus Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Anak Dedi Mulyadi

Agus Warsudi
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan saat memberikan keterangan. (Foto: iNews/Agus Warsudi)

Berdasarkan keterangan awal dari pihak kepolisian, panitia menyiapkan sekitar 5.000 paket makanan gratis untuk masyarakat.
Namun, jumlah warga yang hadir disebut mencapai dua kali lipat dari kapasitas yang disiapkan. Akibatnya, massa membludak dan berebut masuk saat gerbang pendopo dibuka.

“Masyarakat mengantre di luar pintu pendopo. Ketika dibatasi, dorongan dari luar sangat deras,” kata Kombes Hendra.

Aparat keamanan sempat menutup sebagian gerbang untuk mencegah kepadatan, namun itu justru membuat penumpukan dan desakan semakin parah.

Tragedi makan gratis tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia akibat terjatuh dan terinjak-injak. Selain itu, 30 warga lainnya pingsan dan luka-luka, beberapa mengalami lebam dan keseleo.

“Para korban terjatuh, kemudian terinjak-injak di sini (gerbang pendopo),” ujar Kombes Hendra.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragedi Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, LBH GP Ansor Desak Polisi Tak Tebang Pilih

57 tahun lalu

KDM Jenguk Korban Tragedi Pesta Rakyat, Beri Santunan dan Siap Jadi Orang Tua Asuh

57 tahun lalu

Terungkap! 10.000 Warga Berebut Makan Gratis saat Tragedi Pesta Rakyat di Garut

57 tahun lalu

Polisi Usut Tragedi Garut, Dedi Mulyadi: Saya Maupun Anak Saya Kalau Dipanggil Harus Datang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal