Pilpres AS, Strategi Politik Dunia Dinilai Berubah jika Joe Biden Menang

Arie Dwi Satrio
Calon Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. (Foto: AFP).

JAKARTA, iNews.id - Hasil penghitungan suara sementara Pilpres Amerika Serikat (AS) Joe Biden unggul dari Donald Trump. Strategi politik hingga cara kampanye pilpres di dunia dinilai akan berubah jika hasil akhir penghitungan suara Capres AS petahana Donald Trump kalah.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, strategi politik akan berubah menjadi program-program ekonomi ketimbang identitas. Selama ini, kata dia Donald Trump selalu mengandalkan politik identitas sebagai warga negara AS.

"Trump kan memainkannya identitas sebagai warga negara Amerika dengan slogannya, Makes America Great Again," ujar Hendri di Jakarta, Sabtu (7/11/2020).

Menurutnya, jika hasil penghitungan akhir suara Joe Biden menang lebih disebabkan oleh partisipasi publik. Dia mencontohkan, Pilpres AS 2016 Trump berhasil mengalahkan calon dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

Saat itu, kata dia tingkat partisipasi publik rendah. "Sehingga, Trump bisa menang karena banyak pendukung Hillary yang memasrahkan terhadap kondisi yang ada, menyerahkan vote kepada warga negara lain. Kali ini partisipasi publiknya tinggi, sehingga bisa menyeimbangi vote," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal