“Gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan,” ucap Aulia.
Dia menjelaskan, insiden terjadi saat tim escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL melaksanakan pengawalan konvoi di wilayah penugasan.
“Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, di mana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI,” tuturnya.
Selain korban meninggal, dua prajurit lainnya mengalami luka dan kini dirawat di Rumah Sakit St George Beirut, Lebanon.
TNI memastikan terus meningkatkan kewaspadaan dalam setiap misi. Sementara itu, UNIFIL masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.