Dia menilai, pembagian daging kurban menjadi bukti kepedulian terhadap sesama, terutama di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Kita menyadari bahwa masyarakat kita saat ini tengah menanti uluran tangan kita semua. Pembagian daging kurban secara bersama-sama adalah sebagai bukti kepedulian kita kepada umat kita dan kita jadikan ini sebagai bagian dari taqarrub ilallah,” katanya.
Menurut Amirsyah, makna Iduladha tidak hanya menyembelih hewan kurban, tetapi juga menghilangkan sifat ketamakan dan kerakusan dalam diri manusia.
“Karena itu, menyembelih hewan kurban adalah menyembelih sifat-sifat ketamakan, kerakusan, dan sekaligus kita menampakkan kepedulian kita bahwa bangsa Indonesia ini adalah bangsa yang besar,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengajak masyarakat mendoakan pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia agar terus saling bahu-membahu menjaga kebersamaan. Selain itu, MUI turut mendoakan jemaah haji Indonesia yang tengah menunaikan ibadah di Tanah Suci agar memperoleh haji mabrur.