Cholil menjelaskan, momentum Tahun Baru Hijriah dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Menurutnya, perjalanan hijrah Nabi mengajarkan keteguhan memegang prinsip keimanan meskipun menghadapi berbagai rintangan.
“Hijrah ini menjadikan momentum bagaimana semangat Rasulullah melewati tantangan dan rintangan tetap berpegang teguh pada karakter keimanan itu,” ujarnya.
Dia menegaskan, anak muda tetap harus berkembang, berinovasi dan berkreasi mengikuti perkembangan zaman. Namun, seluruh aktivitas tersebut harus tetap berpijak pada nilai-nilai keimanan dan akhlak Islam.
“Nah anak muda boleh sekarang berkreasi, tapi harus berpijak pada keimanan itu,” katanya.