Selain itu, Rafi Naufal, perwira Akademi Militer (Akmil) juga turut menuturkan rasa bangganya bisa mengajak kedua orang tuanya hadir di Praspa TNI-Polri tahun ini.
"Orang tua saya mungkin di dalam sampai menangis, dari geladi sampai sekarang itu menangis karena bangga bisa masuk ke Istana Negara," tuturnya.
Sementara itu, Adira Rizky Nugroho, perwira Akademi Kepolisian (Akpol) turut menyampaikan rasa senang atas pencapaiannya. Adira berharap agar amanah yang telah diberikan bisa terus dijaga dengan sebaik-baiknya.
"Di samping kebanggaan dan rasa senang suka cita terhadap penghargaan yang saya dapatkan, ada harapan dan juga ada amanah yang harus saya jaga dan semoga bisa saya emban dengan sebaik-baiknya," tutur Adira.
Senada, Elang Tri Esthi, perwira TNI AL, menyebut penghargaan lulusan terbaik tersebut bukan hanya penghargaan baginya, tetapi sebuah tanggung jawab dan amanah yang harus terus dijaga.
"Menjadi Adhi Makayasa tidak sebatas penghargaan bagi kami, namun menjadi sebuah tanggung jawab dan amanah di mana kami harus mempertahankan prestasi kami dan selalu meningkatkan moril kami untuk terus bekerja dan berkarya bagi institusi, TNI AL, TNI, bangsa, dan negara," tuturnya.