Pernyataan Lengkap Menkes Budi soal Harga Obat RI Super Mahal, hingga Dugaan Korupsi!

Muhammad Sukardi
Menkes Budi beberkan fakta mahalnya obat di Indonesia. (Foto: Instagram)

"Coba beli Crestor atau Lipitor di Malaysia, lalu bandingkan dengan yang ada di Indonesia. Bedanya bisa tiga kali sampai lima kali lebih mahal di Indonesia," ujar Budi.

Menurutnya, alasan perbedaan harga karena pajak tidak dapat sepenuhnya diterima. Ia menjelaskan bahwa pajak obat di Indonesia hanya berkisar 15 hingga 20 persen, sehingga tidak mungkin membuat harga obat melonjak hingga 500 persen.

"Orang selalu bilang alasannya pajak. Padahal pajak cuma sekitar 15 sampai 20 persen. Bagaimana bisa harganya sampai 500 persen lebih mahal? Itu pasti ada hal-hal lain di luar pajak yang tidak diungkap," katanya.

Menkes Budi menilai mahalnya harga obat kemungkinan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari struktur harga, rantai distribusi, hingga perilaku para pemangku kepentingan dalam industri kesehatan. Ia menyebut kondisi tersebut berpotensi memunculkan praktik korupsi yang bersifat sistemik.

"Perilaku seperti ini perlu ditata supaya systemic corruption tidak terjadi," ujarnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Obat Crestor dan Lipitor di Indonesia Lebih Mahal dibanding Malaysia, Menkes Bongkar Faktanya!

57 tahun lalu

Menkes Tegaskan Pajak Bukan Biang Kerok Harga Obat di Indonesia Super Mahal

57 tahun lalu

Menkes Curiga Ada Korupsi di Industri Kesehatan, Harga Obat RI Mahal Banget!

57 tahun lalu

Menkes Kaget Harga Obat RI 5 Kali Lebih Mahal dari Malaysia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal