JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS pada akhir perdagangan, Senin (29/6/2026). Rupiah naik 71 poin atau sekitar 0,40 persen ke level Rp17.851 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi menjelaskan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni peningkatan permusuhan AS-Iran akhir pekan lalu menimbulkan keraguan atas kesepakatan damai mereka, meskipun kedua pihak dilaporkan berkomitmen untuk melakukan lebih banyak pembicaraan di Qatar minggu ini.
"Kondisi pasokan yang membaik juga menekan harga minyak, karena aliran melalui Selat Hormuz kembali mendekati tingkat sebelum perang pekan lalu. Namun, serangan yang kembali terjadi selama akhir pekan memicu kekhawatiran yang lebih tinggi tentang kerapuhan kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran," tulis Ibrahim dalam risetnya.
Adapun, AS dan Iran saling melancarkan serangan hingga akhir pekan lalu di tengah ketidaksepakatan mengenai klaim otoritas Teheran di Hormuz. Serangan tersebut menyebabkan perlambatan aliran melalui Hormuz dan meningkatkan harga minyak pada hari Senin.
Namun, kenaikan harga minyak dibatasi oleh laporan Axios bahwa AS dan Iran telah sepakat untuk segera menghentikan permusuhan mereka dan mengadakan pembicaraan baru di Qatar.