JAKARTA, iNews.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mendorong pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk meningkatkan kualitas layanan BPJS Kesehatan agar lebih cepat dan akurat bagi masyarakat. Ini disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria.
Dia mengatakan, pengolahan data dalam sistem layanan kesehatan nasional tidak lagi bisa mengandalkan cara manual. Dia menilai AI menjadi solusi penting dalam menghadapi lonjakan data layanan kesehatan.
“Pengelolaan data dalam skala besar tidak bisa lagi manual. Datanya besar dan bergerak cepat. AI menjadi kebutuhan agar layanan publik bisa lebih cepat dan tepat,” ujarnya dalam keterangan pers Jumat (3/4/2026).
Dia menjelaskan, kolaborasi dengan BPJS Kesehatan akan mempercepat transformasi layanan, mulai dari proses klaim hingga analisis kebutuhan pasien. Melalui AI, sistem diharapkan mampu membaca data kesehatan secara lebih komprehensif.
Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji mengakui pihaknya telah mulai mengembangkan teknologi berbasis AI, meski masih menghadapi sejumlah keterbatasan.
“Kami sudah mulai bangun chatbot, analisis klaim, dan smart analytics. Tapi memang masih ada gap, terutama dalam pengembangan model dan pemanfaatan data,” katanya.