Contoh sumber listrik AC dalam kehidupan sehari-hari dijumpai pada dinamo sepeda dan generator arus listrik PLN.
Bagian-bagian dinamo DC dan AC pada dasarnya sama saja. Hanya saja perbedaanya terletak pada cincinnya. Dinamo AC menggunakan cincin penuh, sedangkan dinamo DC menggunakan cincin belah (komutator).
Prinsip kerja DC adalah perputaran kumparan dalam medan magnet menyebabkan jumlah garis gaya magnet yang dilingkupi kumparan setiap saat berubah dari tidak ada menjadi sedikit. Komutator yang terpasang pada dinamo berfungsi untuk mengubah arah arus listrik yang terjadi dalam rangkaian sehingga tidak terjadi pertukaran arus listrik.
Dinamo yang memiliki magnet permanen atau tetap hanya terdapat pada dinamo yang kecil-kecil saja. Contoh DC adalah sepeda.
Melansir buku ‘Dasar Perancangan Teknik Mesin SMK/MAK Kelas X’ terbitan Penerbit Andi, berikut perbedaan tegangan AC dan DC