Penyebab Mediasi Gagal Kasus Penganiayaan Pedangdut dan Warga Sampang, gegara Uang Rp25 Juta

Diwan Mohammad Zahri
Pedangdut Sherli yang terseret kasus dugaan penganiayaan di Sampang, Madura, Jawa Timur. (Foto: ist)

"Klien kami bukan pelaku tunggal, mereka juga korban. Karena itu, kami menolak jika proses damai harus disertai permintaan kompensasi sebesar itu," katanya.

Di sisi lain, kuasa hukum ST, Didiyanto tidak membantah adanya permintaan ganti rugi dalam mediasi tersebut. Menurutnya, nilai kompensasi yang diminta bukan tanpa dasar.

"Permintaan Rp25 juta itu bukan tanpa alasan, itu untuk mengganti kerugian klien kami. Tapi kami sangat menyayangkan hal-hal yang sifatnya pribadi dibuka ke media," ujarnya.

Dia menambahkan, kini pihaknya memilih menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pengadilan.

"Kami percaya hakim nanti akan melihat siapa sebenarnya yang menjadi korban," katanya.

Kronologi Awal: Saling Lapor usai Cekcok

Peristiwa penganiayaan itu diduga dipicu oleh adanya ketersinggungan antara kedua belah pihak. Pada 13 Maret 2025, Sherli dan ST sama-sama melaporkan insiden tersebut ke Polres Sampang.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengantongi hasil visum untuk mendukung penyelidikan. Kedua pihak kini bersiap menghadapi proses hukum di pengadilan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Saling Lapor Dugaan Penganiayaan, Pedangdut dan Warga Sama-sama Jadi Tersangka

1 tahun lalu

Pedangdut Ratu Meta Jadi Korban KDRT, Dicekik dan Dipukul Suami hingga Wajah Berdarah

2 tahun lalu

Anak Pedangdut Lilis Karlina Kembali Ditahan Polisi karena Edarkan Narkoba

2 tahun lalu

SYL Ngaku Tak Punya Hubungan Dekat dengan Pedangdut Nayunda, Hanya Utang Budi ke Ortunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal