Penyaluran Bansos Kini Gunakan DTSEN, Penerima Bantuan PBI JKN Juga Terdampak

Achmad Al Fiqri
Rapat Kerja (Raker) Kementerian Sosial bersama Komisi IX DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2025). (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) berdampak terhadap Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Hal ini karena penerima bantuan tersebut keluar dari daftar penerima bantuan sosial (bansos).

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Gus Ipul itu saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2025).

"Ya dengan adanya di DTSEN ini ada konsekuensi yang harus kita tindaklanjuti," kata Gus Ipul.

Gus Ipul menerangkan, konsekuensi pertama adalah DTSEN membuat data kerap berubah. Hal itu diakibatkan adanya pemutakhiran yang dilakukan dalam kurun tiga bulan sekali. Apalagi, DTSEN menggunakan metode pemeringkatan yang mengakibatkan pergerakan data semakin dinamis.

"Pemeringkatan berubah dalam kurun waktu 3 bulan sekali akibat pemuktahiran data. Karena adanya pemutakhiran data ada inklussion error, mereka yang harusnya tidak menerima bansos tetapi menerima. Ada juga exclussion error, mereka yang harusnya menerima bansos namun tidak menerima bansos," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
11 bulan lalu

7,39 Juta Penerima Bantuan PBI JKN Dinonaktifkan, Mensos: Sudah Sejahtera

Nasional
13 jam lalu

Gus Ipul Kecam Kekerasan Seksual di Pesantren Pati: Kita Harus Jaga Para Santri

Nasional
1 hari lalu

Anggaran Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Disorot, Ketua KPK Tekankan Pentingnya Pengawasan

Nasional
1 hari lalu

Mensos: 470.000 KPM Baru Akan Terima Bansos di Kuartal II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal