Penumpang KRL Taruh Bunga di Stasiun Bekasi Timur, Tak Kenal 16 Korban Kecelakaan Kereta tapi Merasa Dekat

Achmad Al Fiqri
Rangkaian bunga memenuhi area lantai dua Stasiun Bekasi Timur sebagai bentuk penghormatan dari para pengguna KRL (dok. KAI)

JAKARTA, iNews.id -Stasiun Bekasi Timur menjadi saksi bisu kecelakaan kereta api yang menewaskan 16 perempuan pada Senin (27/4/2026). Rangkaian bunga memenuhi area lantai dua stasiun, sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan kehilangan dari para pengguna KRL.

Tanpa komando, para penumpang datang silih berganti membawa bunga dan doa. Mereka berhenti sejenak di tengah rutinitas perjalanan untuk mengenang para korban kecelakaan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek.

Salah satu penumpang, Alesya, mengaku sengaja datang untuk meletakkan bunga. Dia merasa kehilangan meski tidak mengenal para korban secara pribadi.

“Saya setiap hari naik KRL. Entah kenapa rasanya dekat, seperti kehilangan teman perjalanan,” ujar Alesya, dikutip Senin (4/5/2026).

Hal serupa dirasakan Kresna yang juga hadir memberikan penghormatan. Dia menilai kedekatan emosional terbentuk dari rutinitas yang sama setiap hari.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Dilempari Batu, Penumpang Terluka

57 tahun lalu

Kebakaran di Sekitar Rel Padam, KRL Tanah Abang-Duri Kembali Beroperasi Normal

57 tahun lalu

Gerbong Mengeluarkan Asap Tebal, KRL Duri-Tangerang Mendadak Macet di Tengah Jalur

57 tahun lalu

KRL Tangerang Gangguan, Gerbong Dilaporkan Keluarkan Asap hingga Lampu Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal