Menurutnya, Prabowo sejak awal memilih menempuh jalur politik sesuai mekanisme demokrasi yang berlaku setelah menjalani kariernya di dunia militer.
"Kalau saudara perhatikan ya beliau selepas pensiun atau selesai mengabdikan diri di dunia militer, beliau menjadi pengusaha, kemudian karena beliau mengerti memang konsensusnya seperti itu, beliau masuk ke politik. Berjuang melalui jalur politik. Tahun 2004 beliau berjuang melalui Partai Golkar, kemudian tahun 2008 beliau mendirikan partai," ungkapnya.
Dia menjelaskan, Prabowo mengikuti seluruh mekanisme demokrasi dengan mendirikan partai politik dan berkali-kali menawarkan diri kepada rakyat untuk diberikan kepercayaan untuk memimpin.
"Mengikuti semua mekanisme dan konsensus yang memang sudah kita sepakati. Mendirikan partai politik, maju, menawarkan diri kepada masyarakat untuk meminta mandat dari masyarakat. Memang pertama belum berhasil, minta mandat lagi belum berhasil, sampai empat kali dan 2024 beliau diberi amanah oleh rakyat Indonesia melalui mekanisme pemilu yang sah dan konstitusional," imbuhnya.
Dia menambahkan, mandat yang akhirnya diberikan rakyat pada kontestasi Pemilu 2024 menjadi alasan Prabowo bekerja keras menjalankan pemerintahan.