Penjelasan Dokter Tifa soal Permintaan SP3 Kasus Ijazah Jokowi 

Tim iNews.id
Salah satu tersangka kasus ijazah Jokowi, Tifauzia Tyassuma dalam program Interupsi bertajuk 'Desak Kasus Dicabut, Ijazah Tetap Lanjut?' yang disiarkan di iNews, Kamis (19/2/2026). (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNews.id - Kubu Roy Suryo Cs meminta agar penyidikan kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menjerat mereka dihentikan alias SP3. Hal ini karena apa yang dilakukan merupakan penelitian.

Salah satu tersangka kasus ijazah Jokowi, Tifauzia Tyassuma menegaskan apa yang dilakukan dirinya bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar dalam domain ilmiah, dalam hal ini penelitian. Dia menyebut, penelitian tersebut sudah selesai dengan menerbitkan buku Jokowi's White Paper.

"Di mana sebetulnya pekerjaan kami melakukan penelitian terhadap keabsahan ijazah Pak Joko Widodo sudah selesai dengan kami bukukan hasil penelitian kami bertiga pada buku Jokowi's White Paper dan sudah kami publikasi secara umum di tanggal 28 Agustus 2025," kata perempuan yang akrab disapa Dokter Tifa itu dalam program Interupsi bertajuk 'Desak Kasus Dicabut, Ijazah Tetap Lanjut?' yang disiarkan di iNews, Kamis (19/2/2026).

Dokter Tifa menambahkan, penelitian yang dilakukan pihaknya saat ini mengundang para ilmuwan lain untuk meneliti ijazah Jokowi. Dia pun menyebut nama Bonatua Silalahi yang telah mendapatkan salinan ijazah tanpa sensor.

"Ternyata para ilmuwan lain juga tergugah untuk bersama sama melengkapi secara lebih komprehensif, dan yang terakhir adalah ilmuwan dari administrasi publik Pak Bonatua Silalahi. Beliau melengkapi dari apa yang kita temukan selama tiga tahun terakhir," katanya.

Dia pun menegaskan bahwa dirinya secara pribadi dan Roy Suryo serta Rismon Sianipar secara independen telah lama meneliti tentang keabsahan ijazah Jokowi.

"Saya sendiri mulai dari tahun 2022 ketika pertama kali secara resmi artefak atau spesimen dari ijazah Joko Widodo dipublish oleh institusi resmi, UGM, dalam hal ini diwakili oleh Pak Dekan Fakultas Kehutanan UGM Dr Sigit Sunarta. Ini adalah spesimen paling pertama," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Bantah Roy Suryo, Relawan Sebut Salinan Ijazah Jokowi Beda Ukuran karena Sistem Silon KPU

Nasional
2 hari lalu

Razman Singgung Isu Ijazah Jokowi Tak lagi Murni Kasus Hukum: Ada Kepentingan Politik

Nasional
2 hari lalu

Refly Harun: Roy Suryo cs Tak Pernah Bilang Jokowi Palsukan Ijazah, tapi...

Nasional
2 hari lalu

Ukuran 2 Salinan Ijazah Disorot Roy Suryo, Pengacara Jokowi: Cuma Persoalan Fotokopi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal