Pengusaha Ungkap Banjir dan Cuaca Ekstrem Buat Masyarakat Ogah Pergi ke Mal

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi masyarakat ogah pergi ke mal saat banjir dan cuaca ekstrem. (Foto: freepik)

Alphonsus menambahkan, secara musiman tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan memang cenderung melandai setelah libur Tahun Baru. Biasanya, kunjungan akan kembali meningkat menjelang perayaan Imlek dan Ramadhan.

"Setelah libur tahun baru memang biasanya melandai, nanti akan naik lagi menjelang Imlek dan Ramadhan. Tapi karena sudah hampir tiga minggu berturut-turut cuaca kurang baik, tentu itu juga berpengaruh terhadap kunjungan," jelasnya.

Jakarta Utara dan Barat Paling Terdampak

Berdasarkan pemantauan APPBI, wilayah yang paling terdampak adalah Jakarta Utara dan Jakarta Barat, disusul beberapa titik di Jakarta Selatan, terutama yang akses jalannya terendam banjir. Mengingat di wilayah tersebut juga tercatat paling banyak pusat perbelanjaan.

"Kalau aksesnya banjir dan tidak bisa dilalui, sulit untuk menghimbau masyarakat datang ke pusat perbelanjaan. Akses menjadi faktor utama," kata Alphonsus.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Megapolitan
8 hari lalu

Tol Jagorawi Banjir saat Mudik Lebaran 2026, Penyebabnya Terungkap!

Buletin
8 hari lalu

Ratusan Rumah di Jakarta Terendam Banjir saat Lebaran

Megapolitan
8 hari lalu

Warga Kampung Jati Jaktim Terkepung Banjir di Hari Kedua Lebaran, Ketinggian Air Tembus 1,5 Meter

Megapolitan
8 hari lalu

Update Banjir Jakarta: 46 RT di Jaktim Masih Terendam Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal