Pengertian Kimia Hijau dan 12 Prinsipnya Lengkap untuk Diketahui

Satrio Bintang Hutomo
Pengertian Kimia Hijau (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Pengertian Kimia Hijau atau Green Chemistry merupakan salah satu materi yang dipelajari di bangku sekolah. Namun, apakah kalian tahu apa pentingnya materi ini?

Istilah kimia hijau digunakan untuk memperkecil atau menghilangkan penggunaan maupun pembentukan bahan kimia beracun dan berbahaya. Seperti diketahui, perkembangan dan penggunaan zat kimia yang tidak terkendali, menyebabkan lingkungan atau bahkan tubuh manusia terkontaminasi zat kimia sintetis hasil industrialisasi.

Apa Pengertian dari Kimia Hijau?

Istilah kimia hijau pertama kali digunakan oleh Paul T. Anastas. Saat itu, ia menggunakan istilah untuk program khusus yang diperkenalkan organisasi EPA (Environmental Protection Agency) di Amerika Serikat tahun 1991.

Program tersebut dilakukan untuk menerapkan pengembangan berkelanjutan di bidang kimia dan teknologi kimia. Konsep kimia hijau mengintegrasikan pendekatan baru mulai dari proses sintesa, pengolahan, dan aplikasi zat-zat kimia guna menurunkan ancaman terhadap tubuh.

Setelah memahami pengertian kimia hijau, ketahui juga konsepnya yang terdiri atas 12 prinsip yang diusulkan oleh (Anastas dan Warner, 1998).

Apa Saja 12 Prinsip Kimia Hijau?

  • 1. Pencegahan : Pencegahan limbah lebih diutamakan daripada perlakuan terhadap limbah
  • 2.) Atom Ekonomi  : Metode sintesa harus dirancang untuk memaksimalkan semua materi yang digunakan dalam proses sampai menghasilkan suatu produk
  • 3. Sinteza zat kimia dengan kemungkinan timbulnya bahaya seminimal mungkin : Kegiatan pembuatan zat kimia diusahakan menerapkan metode yang dirancang untuk memanfaatkan dan menghasilkan zat-zat dengan toksisitas serendah mungkin bagi kesehatan manusia dan lingkungan.
  • 4. Merancang zat kimia yang aman yang dapat digunakan sesuai peruntukannya dengan meminimalisir toksisitas zat tersebut.
  • 5. Pemanfaatan pelarut dan zat pendamping yang aman.
  • 6. Perancangan sistem untuk mendapatkan efisiensi energi pada temperatur dan tekanan rendah serta ramah lingkungan.
  • 7. Sejauh mungkin menerapkan penggunaan bahan mentah yang terbarukan, bukan yang menghabiskan sumber daya.
  • 8. Sejauh mungkin mengurangi pemanfaatan zat derivatif, seperti zat pencegah, pelindung, atau penghancur
Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

25 Contoh Soal OSN Kimia Beserta Kunci Jawaban Untuk Tingkat SMA Terbaru

57 tahun lalu

Contoh Soal Larutan Penyangga, Lengkap dengan Pembahasannya

57 tahun lalu

15 Contoh Soal Bioteknologi dan Kunci Jawabannya

57 tahun lalu

Deretan Jurusan Kuliah Anak IPA yang Peluang Kerjanya Besar, Tertarik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal