Pengamat Minta Polri Akui Kesalahan usai Status Tersangka Pegi Setiawan Tidak Sah

riana rizkia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto meminta Polri mengakui kesalahan usai status tersangka Pegi Setiawan dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto meminta Polri mengakui kesalahan dalam penetapan tersangka Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon. Status tersangka Pegi dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum usai praperadilan yang diajukan dikabulkan Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

"Faktanya Polri tak pernah mengakui ada kesalahan yang dilakukan personel maupun organisasinya," kata Bambang kepada iNews.id, Sabtu (13/7/2024).

Dia mengatakan Korps Bhayangkara tidak profesional apabila tidak mengakui kesalahannya. Dia khawatir kesalahan itu ditoleransi.

"Tanpa mengakui kesalahan dalam menersangkakan seseorang atau menangkap seseorang, bisa diartikan bahwa perilaku yang tidak profesional, arogan, melakukan intimidasi, penyiksaan dan sebagainya adalah hal yang wajar (ditoleransi) oleh institusi Polri," katanya.

Selain mengakui kesalahan dan meminta maaf, menurut dia, Polri juga harus melakukan perbaikan subtansial agar kejadian serupa tak terulang.

"Minta maaf bisa jadi diperlukan. Tetapi itu saja tak cukup karena hanya seremonial saja bila tak diiringi dengan perbaikan yang lebih subtansial, yang diawali dengan pengakuan kesalahan," ucapnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Pesan Prabowo ke Para Perwira Tinggi: TNI-Polri Harus Didukung dan Dicintai Rakyat

Nasional
6 jam lalu

Momen Prabowo Beri Taklimat ke 650 Pati TNI-Polri di Istana 

Nasional
10 jam lalu

Prabowo Kumpulkan Para Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana, Bahas Apa?

Nasional
10 jam lalu

Para Perwira Tinggi TNI-Polri Merapat ke Istana, Prabowo bakal Beri Arahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal