Penembakan di DPR, Polisi Kumpulkan Saksi di TKP

Irfan Ma'ruf
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Polisi masih mendalami penembakan ruang kerja anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Wenny Warouw dan Fraksi Partai Golkar Bambang Heri. Sampai saat ini belum diketahui asal peluru tersebut.

"Intinya memang benar ada kejadian, diduga ada peluru nyasar, tapi sedang kita dalami, dari INAFIS (Indonesia Automatic Finger Print Identification System) dan Polda Metro Jaya sedang di TKP," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Senin (15/10/2018).

Dia menuturkan, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti dari TKP. Termasuk mencari saksi yang ada di lokasi untuk dimintai keterangan. "Mempelajari di sana dan sambil mencari saksi-saksi," ucapnya.

Sementara itu, Wenny menduga penembakan tersebut masih terkait tugasnya di Komisi III DPR yang membidangi hukum. Saat kejadian dia sedang menerima dua tamu.

"Saya baru duduk dan ada tamu saya Pak Hesky Roring pendeta dan AKBP Ronal Rumondor. Kemudian kami bertiga baru mengobrol dua sampai tiga menit kaca meledak. Lihat ada pecahan, kemudian dia lihat ada bocor di plafonnya, kemudian saya disuruh tiarap," ucap Wenny.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waka Komisi VII DPR Ingatkan Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Mesin Hilirisasi: Bukan Ubah Jalur Penjualan Komoditas

57 tahun lalu

KPU Kaji E-Voting Pemilu 2029, DPR Ingatkan Perlindungan Data Pribadi

57 tahun lalu

BPIP Ajukan Anggaran Khusus Rp343 Miliar, Ingin Bangun Pusdiklat Seluas 7 Hektare

57 tahun lalu

BPIP Ajukan Tambahan Anggaran 2027 Rp370 Miliar, Buat Sosialisasi Pancasila hingga Diklat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal