Penembakan di Acara Trump, Gedung Putih: Pelaku Ingin Bunuh Presiden dan Pejabat Lain

Anton Suhartono
Pelaku penembakan di acara yang dihadiri Presiden AS Donald Trump disebut ingin membunuh sebanyak-banyaknya pejabat AS. (Foto: AP)

"Setelah kami dengan cepat diantar ke tempat aman oleh Dinas Rahasia, (Trump) benar-benar tidak takut," tulisnya.

Dia kemudian mengulangi pernyataan Trump bahwa kekerasan politik harus segera diakhiri, seraya berterima kasih kepada para penegak hukum yang sigap mengamankan tempat kejadian.

Sebelumnya pernyataan Leavitt menjadi viral, memicu kehebohan. Beberapa saat sebelum kejadian, dia menyampaikan akan ada penembakan di acara jamuan makan malam tersebut.

"Ini akan lucu, ini akan menghibur, akan ada beberapa tembakan yang dilepaskan malam ini di ruangan ini," kata Leavitt kepada seorang koresponden Fox News saat siaran langsung, beberapa menit sebelum kejadian.

Apa yang disampaikannya itu benar-benar terjadi. Seorang pria yang kemudian diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen (31), warga Kota Torrance, California, melepaskan tembakan di lokasi acara.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal