Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dari kawah. Selain itu, warga diminta waspada terhadap potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung.
Badan Geologi juga menekankan pentingnya penggunaan masker atau penutup hidung-mulut bagi warga terdampak hujan abu guna mencegah gangguan pernapasan.
“Tetap tenang, ikuti arahan pemerintah daerah, dan jangan mudah percaya isu yang tidak jelas sumbernya,” tulis Badan Geologi.
Koordinasi intensif terus dilakukan pemerintah daerah bersama Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung.