JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojek online (ojol). Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan skema pembiayaan ojol yang lebih berpihak kepada pengemudi tengah disiapkan.
"Sudah disampaikan bahwa karena ini aplikator sebagian sudah diambil oleh pemerintah, sehingga sistem kebijakan dan lain-lain akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti, karena ini menyangkut sistem dan lain-lain," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Menurut dia, langkah awal yang akan dilakukan pemerintah yakni menurunkan potongan biaya ke pengemudi dari 20 persen menjadi 8 persen.
"Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20 atau 10, ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8 persen dari yang dikumpulkan," tuturnya.
Dasco mengatakan kebijakan tersebut akan dibahas bersama para pemangku kepentingan, termasuk organisasi pengemudi ojol.