Pejuang Hebat versus Persenjataan Modern, Siapa yang Menang?

iNews.id
Pengamat Terorisme Irjen Pol (Purn) Hamidin Aji Amin (Foto: Istimewa)

Ada juga unit Intelijen Sayeret Marka yang bertugas khusus mengumpulkan data intelijen melalui pengintaian di wilayah musuh. Selain itu, unit khusus Shaldag yang berada di bawah komando Angkatan Udara, salah satu unit paling elite di IDF. Unit lain yang mengembangkan perang dalam kota adalah Duvdevan yang tahun 2021 telah menggunakan robot canggih sebagai senjata. 

Yang tak kalah penting adalah unit anjing Oketz yang memerangi terorisme dan penyelamatan di setiap peperangan. Karena kecanggihan persenjataan, hampir tidak terdengar tokoh perang Israel yang melegenda yang melakukan perang gerilya sebagaimana dimiliki Hamas. 

Masyarakat global hanya mendengar nama Perdana Menteri Netanyahu dari media internasional. Namun, sebetulnya masih ada satu nama yang dianggap pemberani. Dia adalah Herzi Halevi– prajurit tertinggi Israel yang sejak kelompok Islam Hamas melakukan pembantaian penduduk Israel pada 7 Oktober 2023 lalu, mempunyai tugas membebaskan para sandera di Gaza dan membongkar struktur Hamas.

Mengenal Lebih Dekat Siapa Hamas

Kata Hamas sebetulnya adalah singkatan dari Harakat al-Muqawama al-Islamiya yang artinya Gerakan Perlawanan Islam, kelompok militan terbesar, kelompok yang paling cakap di wilayah Palestina, salah satu dari dua partai politik besar di Gaza. Muncul tahun 1987 selama pemberontakan Palestina pertama-Intifada, sebagai hasil dari cabang Ikhwanul Muslimin di Palestina. 

Kelompok ini berkomitmen untuk melakukan perlawanan bersenjata terhadap Israel dan pembentukan negara Islam Palestina untuk menggantikan Israel. De facto Hamas telah menjadi badan pemerintahan di Jalur Gaza sejak tahun 2007, tepatnya ketika mereka menggulingkan Otoritas Palestina dari kekuasaannya. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal