Ia menegaskan bahwa sebanyak 159 ASN di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur tetap masuk dan melakukan pelayanan publik pada hari ini. Tidak ada satupun ASN yang melakukan pekerjaan dari rumah atau work from home.
“Jumlah ASN di 159, masuk semua. Hari ini penuh 100 persen pegawai melakukan pelayanan keimigrasian tidak ada yang work from home,” tegas dia.
Tetap berjalannya pelayanan imigrasi di tengah kebijakan WFH bagi seluruh ASN setiap hari Jumat ini ternyata mendapatkan respons positif dari masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan pembuatan paspor.
Warga asal Bekasi bernama Lilis Nuraeni mengakui ingin mengurus paspor untuk berangkat umroh. Ia pun merasa bersyukur karena kantor imigrasi masih membuka pelayanan di tengah pemberlakuan WFH bagi ASN pada hari ini.
“Keren banget sih aku apresiasi banget karena kan yang kan udah WFH tapi kantor imigrasi masih bekerja dari kantor. Jadi aku apresiasi banget buat para ASN yang ada di kantor ini,” ungkap Lilis.
Ia mengaku telah menjadwalkan pengurusan paspor ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur pada hari ini dan sempat bertanya apakah kantor tersebut membuka pelayanan atau tidak. Setelah mencari tahu dan menghubungi ia sangat senang karena pelayanan pembuatan paspor masih bisa dilakukan meski kebijakan WFH bagi ASN telah diterapkan.
“Oke banget sih walaupun para ASN yang lain WFH,” pungkas dia.