PBNU Tidak Akan Minta-Minta Jatah Menteri ke Jokowi

Abdul Rochim
Sekjen PBNU Helmy Faisal Zaini menegaskan bahwa NU tidak akan meminta-minta jatah menteri ke Presiden Jokowi. (Foto: iNews.id/Abdul Rochim)

Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu II ini mengatakan, NU memiliki banyak kader mumpuni di berbagai bidang baik yang berasal dari kalangan profesional maupun akademisi yang berada di luar partai politik. Sementara untuk kader NU yang berasal dari parpol, menurutnya, Jokowi akan melakukan komunikasi tersendiri dengan para ketua umum parpol.

Helmy menuturkan, dalam Pilpres 2019 lalu, tidak ada pihak yang memungkiri peran kader NU di dalam memenangkan pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, meskipun secara kelembagaan PBNU tidak mengeluarkan fatwa atau seruan resmi untuk memilih pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf karena NU tidak berpolitik.

Tetapi karena ada KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden, para santri warga NU memiliki keterpanggilan untuk memanangkan Kiai Ma'ruf dan Jokowi.

”Semua survei mengatakan begitu. Tentu kalau ada beberapa kalangan yang menghendaki kader NU berada di dalam pemerintahan ini maka saya kira itu sesuatu yang lumrah, wajar," kata dia.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Blusukan ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat Kehormatan Baginda Pemuka Bangsa

57 tahun lalu

Blusukan di Lampung, Jokowi Dianugerahi Gelar Baginda Pemuka Bangsa

57 tahun lalu

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik

57 tahun lalu

Jokowi Minta Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Ini Reaksi Istana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal